0

“Pawai Kemerdekaan dan Maulid Membawa Nilai Kemanusiaan: IPM Kids Mudima-Mudipat-Smampor Galang Donasi untuk NTT”

Bagikan ke :

SIDOARJO — Semangat kemerdekaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW mewarnai kegiatan Pawai Kemerdekaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan MBS Porong pada Senin (24/8/2026).

MBS Porong yang terdiri dari SD Muhammadiyah 5 Porong, SMP Muhammadiyah 4 Porong, dan SMA Muhammadiyah 4 Porong menggelar pawai dengan melibatkan murid, guru, dan keluarga besar sekolah.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi momentum untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian dan kemanusiaan kepada para murid.

Salah satu rangkaian kegiatan yang menarik perhatian adalah aksi penggalangan donasi untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) di wilayah desa Pamotan, Porong. Penggalangan dana tersebut diinisiasi oleh IPM Smampor, IPM Mudipat, dan IPM Kids Mudima.

PAWAI, MAULID, dan KEPEDULIAN

Pawai berlangsung dengan semarak. Para murid mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, membawa berbagai atribut dan menampilkan kreativitas masing-masing. Semangat kemerdekaan berpadu dengan pesan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang tercermin melalui kepedulian terhadap sesama.

Bagi keluarga besar MBS Porong, momentum peringatan kemerdekaan dan Maulid Nabi menjadi kesempatan untuk menghadirkan pendidikan karakter secara nyata. Murid tidak hanya belajar tentang sejarah kemerdekaan dan keteladanan Rasulullah SAW di dalam kelas, tetapi juga diajak mengimplementasikannya melalui aksi sosial.

Melalui penggalangan donasi ini, IPM Kids Mudima, IPM Mudipat, dan IPM Smampor mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk turut merasakan kesulitan yang dialami saudara-saudara mereka di NTT.

Kepedulian tersebut diharapkan menjadi bagian dari pembentukan karakter murid yang Islami, mandiri, dan berkemajuan, sebagaimana semangat pendidikan di MBS Porong.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perayaan kemerdekaan dan Maulid Nabi tidak hanya tentang kemeriahan, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan empati, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

Dari Porong untuk NTT, dari semangat kemerdekaan dan keteladanan Rasulullah, lahir aksi nyata untuk kemanusiaan.

*) Penulis : Muhammad Fajrul Mushoffi_

*) Editor : Muhammad Najih Fairuzzamani

Related Posts

Leave a Reply